Tentang Surat Kabar atau Koran di UK Part. 1


What You Should Know About UK Newspapers

Sejak menjalani training di bawah Press Association, saya punya kesempatan untuk kenal lebih dekat soal dunia surat kabar di UK. Selama training, saya dan teman-teman memang dibiasakan untuk membaca berbagai macam koran di sini dan menganalis isinya setiap hari. Mulai surat kabar berformat tabloid macam The Sun dan The Daily Mirror, broad sheet newspaper macam The Daily Telegraph , sampai koran lokal macam The Chronicle dan The Journal.

Itu membuat saya jadi makin paham dengan karakter sampai editorial judgement masing-masing koran. Harus diakui, industri surat kabar di sini masih sangat subur. Demand akan surat kabar sebagai sumber informasi pun masih tinggi. Setidaknya kalau dibandingkan dengan Indonesia. Meskipun surat kabar di UK juga menghadapi masalah yang sama dengan hampir seluruh surat kabar di dunia, yaitu berusaha tetap eksis di tengah era digital, tapi kalau saya bilang… umur surat kabar di sini masih bisa panjang.

Ini dia beberapa hal tentang surat kabar di UK dalam catatan saya:

1. Highly Partisan  
Kalau semasa pemilu presiden Indonesia 2014 publik tanah air geregetan dengan pemberitaan tidak berimbang MetroTV dan TvOne, ternyata di sini pun sama saja. Medianya juga partisan. Bedanya, di sini surat kabarlah yang sangat partisan. Tapi media di sini sangat tegas soal keberpihakan politik. Mereka blak-blakkan, tidak munafikatau terkesan menutupi. Secara general keberpihakan politik koran di sini dibagi jadi dua, right wing dan left wing..lebih spesifiknya conservative dan labour party. Tapi justru karena koran di sini blak-blakkan soal tendensi politik, pembaca dengan tendensi politik tertentu  tidak bingung mau baca koran apa.  Pendukung Conservative dipastikan bakal membaca ke The Sun, The Times, The Daily Telegraph, The Daily Mail. Sementara pendukung Labour akan lari ke The Daily Mirror dan The Guardian. Kecuali, mereka akan kebakaran jenggot kalau membaca koran dengan tendesi politik berkebalikan dengan yang didukungnya.

Tim Konservatif

Tim Buruh

2. The Sun is the Biggest Selling Newspaper.

Di UK, gelar “The biggest selling newspaper”  masih dipegang oleh The Sun. Koran berformat tabloid, yang kalau dibaca sekilas isi beritanya adalah seputar sensasi, sex, crimes, dan hal-hal kontroversial lainnya. Tipikal koran di bawah media mogul milik Rupert Murdoch. But British loves it. tapi jangan salah koran ini adalah koran yang selalu memproduksi headline-headline jenius. Secara editorial,tim di balik koran ini tahu betul apa yang menarik bagi pembaca, dan bisa membuat orang ingin membeli koran ini hanya dengan membaca sekilas headline di halaman depannya.  Dan soal harga dia murah sekali, cuma 50p atau 0.5 pundsterling. Ini murah banget. Sebagai perbandingan…satu cup kopi paling murah di UK harganya sekitar 1 pounds.  Jadi bisa dibilang orang  nggak akan kerasa kehilangan duitnya untuk membeli koran ini. Kalau The Sun menempati nomor wahid soal penjualan koran, di tempat kedua ada The Daily Mail. Sementara kalau bicara soal “most-read” newspaper dipegang oleh Metro, koran gratis yang tersedia di metro atau KRL nya UK.

3. Harga Koran di UK berkisar antara 20 Pence – 2 pounds

Harga koran di UK beragam, tergantung dari jenis koran dan formatnya. Untuk koran-koran berformat tabloid seperti The Sun, The daily Mirror, The Daily Express, The Daily Star  ini biasanya sangat murah di bawah 1 pounds sterling. Kalau The Sun dibanderol seharga 50pence, dan itu terbilang sudah sangat murah…nyatanya ada koran yang lebih murah lagi. The Daily Star berani membanderol harga 30 pence per eksemplar. Lucunya di halaman depan The Daily Star, mereka punya tagline spesial soal harga. Tagline itu berbunyi “20P CHEAPER THAN THE SUN”. Hilarious isn’t it? Ya..koran di sini memang kocak dan sangat blak-blakkan, menyentil koran pesaingnya. Sementara untuk koran-koran lumayan mahal biasanya dipegang koran berformat broad-sheet, seperti The Daily Telegraph  atau koran berkuran medium seperti The Guardian dan The Financial Times. Harga koran-koran ini berkisar antara 1.60  – 2 Pounds Sterling. Secara konten, koran-koran mahal inipun lebih serius dan bisa dibilang tampil dengan desain yang elegan.

What a Broad-Sheet Newspaper, The Daily Telegraph.

Trust me, I am cheaper than other

4. Soal Koran Regional atau Koran Lokal

Selain memiliki daftar panjang surat kabar nasional, UK juga memiliki banyak koran lokal. Biasanya cakupan koran lokal itupun bermacam-macam. Di Newcastle misalnya koran lokalnya,The Chronicle, memiliki cakupan untuk seluruh wilayah Tyne and Wear (county) tidak hanya Newcastle saja. Cakupannya juga meliputi wilayah  Nortumberland dan Durham. Sementara lokal newspaper lainnya seperti The Journal yang juga diproduksi di Newcastle punya cakupan lebih luas yaitu North East England seperti Newcastle, Middlesbrough, York, dan kota kecil di sekitarnya. Bahkan kota-kota kecil seperti Sunderland sekalipun juga punya koran lokal sendiri yang bernama Sunderland Echo. Padahal bisa dibilang wilayah UK ini ukurannya kecil, katakanlah bisa diarungi dengan kereta dalam satu hari non-stop, tapi permintaan soal informasi dan berita melalui surat kabar sangat besar.

Untuk dua poin di bawah ini lebih ke pendapat pribadi saya

5. Jagoan dalam hal lipsus (liputan khusus)

Satu lagi hal yang saya suka dari koram-koran di UK adalah saat mereka menyajikan liputan khusus peristiwa-peristiwa besar. Sepanjang 2016/2017 memang banyak kejadian besar terjadi di UK yang menyedot perhatian dunia mulai Westminster Attack, London Bridge Attack, Grenfell Tower Fire, Manchester Attack sampai General Election 2017. Dan saya melihat langsung bagaimana koran-koran di sini meliput pristiwa-peristiwa tersebut. Dari situ saya akui bahwa liputan khusus mereka sangat bagus. Di sini saat ada kejadian besar dan krusial surat kabar bisa memberikan sampai 18 halaman sendiri untuk memberikatakan kejadian itu. The Daily Mail misalnya meberitakan peristiwa kebakaran Grenfell Tower dalam 18 halaman. Isinya bermacam-mulai, mulai hardnews tentang peristiwa kebakaran itu, feature tentang bagaimana publik di London saling bahu-membahu berdonasi makanan untum korban kebakaran, feature tentang pemadam kebakaran, sampai berita tentang sejumlah penyelamatan mendebarkan di malam kebakaran itu. Bisa dibilang lengkap! Saat ada serangan teror di Wesminster, The Daily Mirror misalnya memberikan jatah hingga 13 halaman untuk mengulas kejadian tersebut. Di Indonesia saat ada peristiwa krusial biasanya koran memang menempatkan kejadian itu sebagai headline di halaman depan, namun ulasan sambungan biasanya hanya sekitar 2-3 halaman. Selebihnya, iklan tetap menempati banyak porsi di liputan-liputan krusial.  Di Indonesia biasanya koran hanya akan menempatkan diri sebagai pihak yang mengklarifikasi dan men-summarize semua informasi. Sementara liputan detail biasanya tersedia di televisi. Pada koran-koran di UK, pembaca bisa menemukan informasi detail, tambahan, analisis kejadian bahkan sisi lain dari kejadian saat mereka membaca koran keesokan harinya setelah peristiwa terjadi.

img_2567 (1)

Liputan khusus The Sun dan The Daily Mail dalam Grenfell Tower Fire 

6. Progresif dan Adaptif..                                                                                                      Industri surat kabar di UK menurut penilaian pribadi saya tergolong progresif dan adaptif terhadap new media. Ini kalau saya harus bandingkan dengan koran-koran di Indonesia secara general. Di UK, hampir semua surat kabar punya akun sosial media yang sangat atraktif dan secara aktif meng-updatenya dengan segala feed kreatif mereka. Saya mem-follow banyak akun instagram dari koran di UK mulai The Guardian, The Times, sampai The Telegraph. Feed-feed mereka ini sangat menarik untuk diikuti.  Bisa dibilang interaktif. Saya paling suka konten instagram storie dari @guardian dan photo stories nya @telegraph.  Mereka tahu sekali bagaimana membuat stories yang menarik menggunakan fitur instagram stories setiap hari. Photo stories mereka pun sangat atraktif. Biasanya mereka menautkan stories di instagram stories ke link website mereka atau anjuran untuk membaca versi lengkapnya di koran mereka edisi hari itu. Intinya surat kabar di sini tak malas bersinggungan dengan sosial media. Sosial mediapun digarap sedemikian serius untuk menarik pembaca lewat dunia maya.   Kalau di Indonesia menurut saya surat kabar yang sosial medianya cukup oke adalah (cuma) harian kompas karena menurut saya  paling aktif diantara akun-akun instagram surat kabar lain di Indonesia. Di jaman sekarang, media masa seperti koran sudah seharusnya secara aktif dan tidak malas menggunakan sosial media mereka untuk berinteraksi dengan pembaca. Tapi sayangnya kalau saya lihat koran-koran di Indonesia masih sangat minim yang mempergunakan akun sosial media secara maksimal. Mereka memang punya akun media sosial..tapi update pun jarang. Sayang..

Itu dia beberapa catatan soal surat kabar di UK ..

Masih banyak lagi catatan yang lainnya

Akan saya sambung kapan-kapan.

Advertisements

3 thoughts on “Tentang Surat Kabar atau Koran di UK Part. 1

  1. Bagus dan menarik artikelnya Za…
    Sama kayak di Belgia deh, meski banyak berita online, tapi rasanya kalau aku lihat, orang masih banyak juga baca koran cetak.

    Soal partisan… kadang memang berasa cari – cari penyakit kalau baca koran yang berpihak pada pihak yang berseberangan. Sudah tahu beritanya bakal bikin sakit ati, kenapa juga dibaca? atau ditonton? Hahaha… saya juga males nonton TVOne. Tapi nonton Metro mulu juga muak, berasa jadi korban propaganda.

    • makasih mba kez.. banyak yang menarik dari koran di sini mba. Selebihnya mugkin bakal ada di postingan part,2

      Kalau di belgia suka baca koran juga mba? di sana pakai apa mba korannya? Ada international newspaper kah?

      • Nggak baca koran kalau di sini… Bahasanya Belanda atau Perancis sih. wkwkwk… Yang bahasa Inggris mungkin ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s